CIANJUR – Seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Cianjur menjadi perbincangan di media sosial setelah videonya memperlihatkan kedekatan dengan seekor ular jenis king cobra. Keberanian bocah tersebut saat berinteraksi dengan reptil berbisa itu menarik perhatian publik dan memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat.
Siswa yang diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut memiliki ketertarikan terhadap dunia reptil sejak usia dini. Dalam beberapa video yang beredar, ia tampak terbiasa memegang dan merawat ular koleksinya. Bahkan, kebiasaannya membawa ular ke dalam tas sekolah sempat membuat teman-teman maupun warga sekitar terkejut.
Menurut keterangan keluarga, ketertarikan terhadap ular muncul karena sering melihat ayahnya yang lebih dulu memelihara berbagai jenis reptil. Dari situlah ia mulai belajar mengenali karakter ular, cara penanganan yang benar, hingga pentingnya menjaga keselamatan saat berinteraksi dengan satwa tersebut.
Meski terlihat akrab dengan ular, keluarga tetap menegaskan bahwa setiap aktivitas dilakukan dengan pengawasan orang dewasa. Mereka juga mengingatkan masyarakat agar tidak meniru tindakan tersebut tanpa memiliki pengetahuan dan pengalaman yang memadai, mengingat king cobra merupakan salah satu ular berbisa yang sangat berbahaya.
Fenomena tersebut menuai berbagai respons dari warganet. Sebagian mengagumi keberanian sang bocah dan menganggapnya memiliki bakat dalam mengenal satwa liar. Namun, tidak sedikit pula yang mengingatkan pentingnya aspek keselamatan, terutama karena ular berbisa memiliki risiko tinggi jika tidak ditangani secara profesional.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa minat anak terhadap satwa liar perlu diarahkan melalui edukasi yang benar serta pendampingan dari orang tua atau pihak yang berkompeten. Dengan begitu, kecintaan terhadap hewan dapat berkembang tanpa mengabaikan faktor keselamatan bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar. [KC.00/Riskapah]


