Pemerintah Kabupaten Cianjur menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan inklusif melalui pelantikan kepengurusan baru Yayasan SLB Bina Asih. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat peran yayasan dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Cianjur.
Pelantikan yang dihadiri Wakil Bupati Cianjur menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan mutu lembaga pendidikan khusus agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik di tengah perkembangan dunia pendidikan. Pemerintah daerah menilai pendidikan inklusif harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan tanpa memandang kondisi fisik maupun kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, pendidikan merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi yang mandiri, berdaya saing, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Ia juga mengapresiasi dedikasi Yayasan SLB Bina Asih yang selama ini telah memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Keberadaan yayasan dinilai menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pemerataan layanan pendidikan di Kabupaten Cianjur.
Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi, baik dalam pengelolaan lembaga maupun peningkatan kualitas pembelajaran. Penguatan kapasitas tenaga pendidik, penyediaan sarana belajar yang lebih memadai, hingga pengembangan keterampilan peserta didik menjadi fokus yang akan terus didorong.
Selain pendidikan akademik, pembinaan karakter dan keterampilan hidup juga dinilai memiliki peran penting bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Melalui berbagai program pelatihan, siswa diharapkan memiliki bekal untuk hidup mandiri serta mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial dan dunia kerja.
Pemerintah Kabupaten Cianjur juga mengajak dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan untuk ikut berkontribusi dalam mendukung pendidikan inklusif. Kolaborasi lintas sektor diyakini akan mempercepat peningkatan kualitas layanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Sementara itu, pengurus baru Yayasan SLB Bina Asih menyatakan siap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Berbagai program yang telah berjalan akan terus dikembangkan, termasuk memperkuat hubungan dengan orang tua siswa sebagai mitra utama dalam proses pendidikan.
Melalui kepengurusan yang baru, yayasan optimistis mampu memberikan pelayanan yang semakin baik dan menjangkau lebih banyak peserta didik yang membutuhkan pendidikan khusus. Dukungan dari pemerintah daerah menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas lembaga secara berkelanjutan.
Dengan sinergi antara pemerintah, yayasan, tenaga pendidik, dan masyarakat, diharapkan pendidikan inklusif di Kabupaten Cianjur semakin berkembang. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak tanpa terkecuali[KC.00/Riskapah]

.jpg)
