Iklan

terkini

Komisi VIII DPR RI Dorong Keberlanjutan Insentif Guru Ngaji untuk Perkuat Pendidikan Keagamaan

Riskapah Amelia
21 September 2025, 09.18.00 WIB Last Updated 2026-07-27T02:19:11Z


CIANJUR, 
Komisi VIII DPR RI menyoroti pentingnya keberlanjutan program insentif bagi guru ngaji di Kabupaten Cianjur. Program tersebut dinilai memiliki manfaat besar dalam mendukung pendidikan keagamaan di tengah masyarakat, sehingga diharapkan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah agar dapat terus berjalan secara berkesinambungan.

Sorotan itu disampaikan dalam agenda kunjungan kerja dan dialog bersama sejumlah pihak di Cianjur. Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi VIII DPR RI menilai keberadaan guru ngaji memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, akhlak, serta pendidikan agama bagi generasi muda di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, pemberian insentif merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian para guru ngaji yang selama ini berkontribusi membina masyarakat, khususnya anak-anak, dalam mempelajari Al-Qur'an dan nilai-nilai keislaman. Dukungan tersebut dinilai dapat meningkatkan motivasi para pengajar untuk terus menjalankan tugasnya.

Selain sebagai penghargaan, program insentif juga dianggap mampu memperkuat keberlangsungan pendidikan nonformal berbasis keagamaan. Banyak guru ngaji yang mengajar secara sukarela di lingkungan masjid, musala, maupun majelis taklim, sehingga perhatian dari pemerintah dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas mereka.

Komisi VIII DPR RI berharap pemerintah daerah dapat terus mengevaluasi sekaligus mempertahankan program yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Jika memungkinkan, skema bantuan tersebut dapat disempurnakan agar penyalurannya semakin tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Sejumlah tokoh masyarakat menyambut positif perhatian yang diberikan terhadap kesejahteraan guru ngaji. Mereka berharap dukungan tersebut tidak hanya berbentuk insentif, tetapi juga diwujudkan melalui program peningkatan kapasitas, pelatihan, serta pembinaan berkelanjutan bagi para tenaga pendidik keagamaan.

Pendidikan agama dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda. Karena itu, keberadaan guru ngaji sebagai ujung tombak pendidikan keagamaan di masyarakat perlu mendapatkan perhatian yang seimbang dengan peran besar yang mereka emban.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, program insentif guru ngaji diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang. Langkah tersebut diyakini mampu memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat. [KC.00/Riskapah]

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Komisi VIII DPR RI Dorong Keberlanjutan Insentif Guru Ngaji untuk Perkuat Pendidikan Keagamaan

Terkini

Iklan