CIANJUR, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Cianjur menerapkan program penghimpunan infaq dari orang tua siswa sebagai salah satu upaya mendukung kebutuhan operasional sekolah yang terus meningkat. Kebijakan tersebut dilakukan untuk membantu pembiayaan berbagai kegiatan pendidikan yang belum sepenuhnya dapat ditanggung oleh anggaran pemerintah.
Program infaq tersebut diterapkan di lingkungan MAN 2 Cianjur dengan melibatkan partisipasi orang tua atau wali murid. Pihak sekolah menjelaskan bahwa dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kebutuhan operasional, pemeliharaan sarana dan prasarana, serta pelaksanaan program pendidikan agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.
Manajemen sekolah menyebutkan bahwa kebutuhan biaya operasional setiap tahun mencapai sekitar Rp2,7 miliar. Besarnya kebutuhan tersebut dipengaruhi oleh berbagai pengeluaran rutin, mulai dari perawatan fasilitas, pengembangan lingkungan sekolah, kegiatan akademik dan nonakademik, hingga kebutuhan penunjang lainnya yang tidak seluruhnya tercakup dalam bantuan pemerintah.
Pihak sekolah menegaskan bahwa penghimpunan infaq dilakukan dengan mengedepankan asas kebersamaan dan gotong royong. Orang tua diberikan penjelasan mengenai tujuan penggunaan dana sehingga diharapkan tercipta transparansi serta pemahaman bersama dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Di sisi lain, kebijakan tersebut turut menjadi perhatian sejumlah wali murid. Mereka berharap setiap dana yang dihimpun dapat dikelola secara terbuka dan dipertanggungjawabkan kepada seluruh pihak, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sekolah tetap terjaga.
Praktisi pendidikan menilai bahwa keterbatasan anggaran operasional memang menjadi tantangan yang dihadapi banyak satuan pendidikan. Namun, setiap bentuk partisipasi masyarakat perlu dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memperhatikan kemampuan ekonomi masing-masing orang tua siswa.
Ke depan, sekolah diharapkan terus meningkatkan transparansi dalam penyusunan dan pelaporan penggunaan anggaran. Dengan demikian, seluruh program pendidikan dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Peningkatan mutu pendidikan memerlukan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga orang tua. Melalui pengelolaan dana yang akuntabel dan komunikasi yang baik, diharapkan kebutuhan operasional sekolah dapat terpenuhi sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung secara optimal dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik. [KC.00/Riskapah]


