CIANJUR, Ratusan jamaah diperkirakan akan menghadiri kegiatan Taklim Akbar yang digelar Yayasan Syekh Ali Jaber di Masjid Syekh Ali Jaber, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut menghadirkan empat ulama dari berbagai negara sebagai upaya memperkuat pembinaan keagamaan dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an.
Taklim Akbar yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026) itu terbuka bagi masyarakat umum. Sejumlah tokoh agama dari Indonesia, Timur Tengah, dan Singapura dijadwalkan menyampaikan tausiyah dengan tema yang menekankan pentingnya menjaga keteguhan hati di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang rutin dilaksanakan Yayasan Syekh Ali Jaber. Melalui majelis ilmu, yayasan berupaya menghadirkan ruang belajar agama yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kalangan muda hingga orang tua.
Selain menyampaikan materi keislaman, para ulama juga mengajak jamaah untuk semakin dekat dengan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Penguatan nilai keimanan dinilai menjadi bekal penting dalam menghadapi persoalan sosial, keluarga, maupun tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini.
Empat ulama yang hadir berasal dari latar belakang dakwah yang berbeda sehingga diharapkan mampu memberikan perspektif yang beragam kepada peserta kajian. Kehadiran mereka juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Cianjur dan daerah sekitarnya.
Panitia menyiapkan pelaksanaan kegiatan agar berjalan tertib serta nyaman bagi jamaah. Selain dapat mengikuti secara langsung di lokasi, masyarakat yang berhalangan hadir juga diberikan kesempatan menyaksikan rangkaian acara melalui siaran daring yang disediakan penyelenggara.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Syekh Ali Jaber berharap semangat dakwah yang diwariskan almarhum Syekh Ali Jaber terus hidup di tengah masyarakat. Pembinaan melalui majelis ilmu dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan umat.
Antusiasme masyarakat terhadap kajian keagamaan berskala internasional diharapkan dapat terus tumbuh. Kehadiran ulama dari berbagai negara menjadi momentum memperluas wawasan keislaman sekaligus memperkuat persaudaraan antarumat Islam di Kabupaten Cianjur. [KC.00/Riskapah]


