suasana penuh kebanggaan menyelimuti PKBM Sarbini, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, saat sebanyak 132 warga belajar dari program pendidikan kesetaraan resmi menyelesaikan pendidikan pada Tahun Ajaran 2025/2026. Momen kelulusan tersebut dikemas dalam acara pelepasan yang dipadukan dengan pentas seni dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta tokoh masyarakat.
Acara pelepasan tidak hanya menjadi ajang penyerahan tanda kelulusan, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk menunjukkan bakat dan kreativitas yang telah diasah selama mengikuti proses pembelajaran. Berbagai penampilan seni dari peserta didik PAUD hingga Paket A, Paket B, dan Paket C mendapat sambutan meriah dari tamu undangan dan para orang tua.
Pembina Yayasan PKBM Sarbini, Indra Surya Pradana, mengatakan keberhasilan 132 peserta didik menyelesaikan pendidikan menjadi bukti bahwa jalur pendidikan nonformal mampu memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat untuk meraih ijazah dan meningkatkan kualitas diri. Menurutnya, setiap lulusan diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk memasuki dunia kerja.
Ia menambahkan, PKBM bukan sekadar tempat memperoleh ijazah, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan, keterampilan, dan karakter. Karena itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar semakin dipercaya masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe atau Abi Ramzi, memberikan apresiasi kepada PKBM Sarbini yang dinilai konsisten membuka akses pendidikan bagi warga yang tidak dapat menempuh jalur sekolah formal. Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan kesetaraan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Cianjur.
Melalui kegiatan pelepasan yang berlangsung hangat dan penuh semangat, PKBM Sarbini berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang mandiri, terus belajar, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan daerah. Acara tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi warga lainnya untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan melalui jalur kesetaraan.[KC.00/Riskapah]


